Cerita Sex

JILBOOB YANG MASIH 17 TAHUN

Segera 17 tahun “” Oooh … sudah adalah ya besar “kataku sambil melirik payudara Dina, eh ayam perlahan mengeras, bisa membayangkan meremas2 payudara empat gadis di balik tabir ini.” ya iyalah om, itu sudah sma “kata Dita tak sadar apa yang saya maksud.

Ikeh ikeh..

“Apakah Anda tidak pulang, gadis2 sudah terlambat sehingga matang cantik seperti Anda masi blum pulang” “om bisa aja ah, masi ingin sebentar om pertama minum2 lagi juga pulang” kata Dina sambil ngobrol saya melihat dua anak perempuan, meskipun kembar tapi aku ‘sedang mulai bisa membedakan antara Dina dengan Dita.

Dina tua beberapa menit dari Dita ini memiliki payudara sedikit lebih besar dari adiknya.selebihnya ada perbedaan. “Ah kutelanjangi kedua gadis jika ia bisa mengiris itu, apa mungkin rasa jepitan vagina 2 saudara kembar berbeda yah” kataku dalam hati yang sudah penuh nafsu. “Kamu sudah punya pacar belum ??” Saya bertanya.

Baca Juga: Perbaiki Kompor Aku Dapat Ngentod

“Dina sudah tuh om, nama pacarnya andi, hihi …” “… .apaan Iiih git pula, dia hanya teman deket aja tuh terlalu …” katanya malu saya melihat ada yang tidak biasa tentang dua remaja iris . Mengapa tampak begitu mudah akrab dengan orang asing seperti saya. Saya mulai berpikir sepertinya dua gadis ini bisa dipakai malam ini.

Saya juga mulai mengeluarkan mautku saat. “Anda tidak pernah tanggal, kan?” “Nama Ya sudah Om … tapi ya betcha anak juga sma.” Kata Dita

“Umm tapi maaf ya baik, Anda sudah begitu belum ??” Aku bertanya dengan senyum nakal. Dina menggigit terkejut “jadi bagaimana om ??” “Umm .. kayak ciuman pelukan seperti ini, dan itu adalah main2 sama pacar Anda belum” Untuk sesaat mereka terkejut dengan pertanyaan itu dan jawaban Dita membalas

“Iiiih … sih om adalah … mengapa nanyanya begituan” “Ya benar om ingin tahu ??” Mereka terdiam sejenak dan kemudian berbisik satu sama lain. “Ini adalah om benar ingin tahu ???” tanya Dina menggoda. “Ya ya dong dik Dina cantik” kataku sambil mengedipkan mata terlihat seperti mereka sadar niat gerak gerikku, kemudian dengan senyum nakal Dita menjawab.

“Om, jika Anda ingin kita bisa jalan2 sama om tapi Kaloo …

“Dita berhenti berbicara dan mengambil handponnya dan kemudian memberikan handponnya saya mengetik. Gosh saya pikir, ini adalah itu. Ketika itu sudah ditunggu. Dita ternyata meminta sejumlah uang dan persyaratan. Hal ini tidak dapat menjadi kesempatan. Saya juga tersenyum lebar dan lebih jantung berdebar.

Tiba2 aku menyadari sesuatu “eh maaf yah Dina, Dita, jika Anda ingin menemani om jadi mengapa Anda memakai jilbab” “oh ini, itu ketentuan sekolah wajib harus mengenakan om jilbab” kata Dina oh saya menyadari segalanya, mengapa malam tiba yang kedua bekerja hari gadis berjibab kelanjutannya di perbelanjaaan pusat, mengapa mereka memakai barang2 mahal, kenapa mereka begitu mudah untuk berbicara dengan hingga hal2 yang nakal.

“Ok kalau begitu mari kita pergi, om atm untuk pertama mengambil beberapa penyisihan gadis2nya om” kataku sambil mengedipkan mata yang dijawab dengan sedikit tertawa dan tatapan nakal.

Sekitar pukul 6 sore, saya ogether kedua gadis tertutup keluar dari mal dan menjadi atm dibasement mall. Ternyata basement agak tenang, hanya berisi mobil2 dan beberapa driver, petugas parkir dan penjaga keamanan yang tampak iri, karena saya bersenang-senang bercanda dengan gadis-gadis berjiblab ini.

Atm ternyata cukup tertutup, ruangan yang cukup besar. Aku mulai mengakses mesin sementara berbincang2 dengan kedua gadis-gadis berjilbab. Aku Button2, menekan keadaan di luar lirik, tampaknya posisi cukup tertutup dan tidak ada orang yang melihat, ah aku tidak tahan yang telah aksiku memulai.

Kedua gadis berjilbab berdiri untuk tangan kanan saya, sambil menunggu kerja mesin atm, saya menarik tangan saya ke belakang dan meremas2 kedua buah pantat Dina dan Dita karet. “Om iihh nakal, masi dibasement juga” kata Dita dan dipinggangku sejumput kecil oleh Dina.

“Iya iya deh deh om tidak nakal” kataku, menarik tanganku pada pantat gadis ini, dan kemudian pinggang kedua gadis kurangkul tertutup dan menarik mereka ke arah saya, uhhhh payudara payudara gadis ditutupi balik jilbab adalah baik cukup lentur dan kegembiraan.

“Si om nakal ihhh benar-benar” kata mereka dengan senyum manja. Lalu tangan mulai meraba-raba kepunggungnya mawar kemudian bergeser di keketiak mereka menyelinap jilbab mundur mengikuti aliran bh mereka dan memegang gadis payudara payudara gadis ini tidak bersentuhan dengan dada saya. “Iiiiihh yang ooomm daritadi bandel benar-benar sihhh” kata Dina sementara dua gadis mencoba melarikan diri dari pegangan tangan di dada mereka.

“Duh Dina Dita, jangan begitu dong, uang ini” kataku ketika mesin tiba2 atm menghabiskan beberapa juta “Aku akan mengambil uang dan menunjukkan uang kepada mereka, tampaknya kali ini mereka meleleh dan mata mereka tampak berbinar2 melihat cukup uang dan mulai tersenyum genit.

Baik nakal jilbab terbungkus Dina dan Dita kepundaknya membuka tiga buah tombol yang paling, dan saya melihat bahwa daritadi membuat penisku sangat keras, empat payudara gadis smu sangat manis dibungkus bra sangat seksi dengan syal di kepala mereka, saya akan menyelipkan beberapa lembar ratusan ribu rupiah dalam bra mereka sambil merasakan kenyalnya payudara mereka dan kemudian saya lanjutkan dengan meremas2 payudara montok gadis ini. Sex Cerita 17 Tahun Berjilbab

“Uhhhh, Dina sedikit lebih besar dada tapi kesenangan yang sama dan seindah Dita, Ko Ko om sudah tidak kuat ya, uang dp ini pertama juga nanti jika sudah selese nemenin om semua uang ini harus Anda memiliki” kataku penuh semangat.

Dita dan Dinapun hanya tersenyum genit sambil menikmati kenikmatan demi meremas dan meremas payudara dan puting plintiran pada mereka. Tanpa disadari ada orang mengetuk pintu atm. Kami bertigapun kaget bukan kepalang, aku menyadari ada orang antri menunggu dari tadi.

Aku akan segera menarik tangan saya di dada mereka, Dita dan Dinapun kejutan yang luar biasa dan langsung mengancingkan baju mereka kembali dan terjebak jilbab mereka untuk menutupi payudara montoknya. “Ih om si, untungnya tidak membuka om pintu kanan malu” kata Dita “iya deh maaf, om’ve tidak kuat ya, kita menemukan tempat yuk kemudian terhubung tempat lagi deh om” Saya “ih si om, kita cukup tetap jadi om tidak kuat deh “kata Dina dan tawa mereka disambut cekikian.

“Yaudah, yuk, eh biarkan tangan diartikulasikan om dong” bisikku kekeduanya kamipun manja keluar dari kotak yang telah ditunggu atm 3 orang yang mengantri dari tadi.mereka tampak kesal tapi agak terkejut ketika ia melihat seorang pria ditarik dua kembar dari gadis-gadis SMA masih segar dan berjilbab.

Ah biarin ajah, emang pikirin gua, saya akan menarik kedua daun muda yang cukup menggemaskan ke sudut tempat parkir di mana mobil saya berada jauh dari tempat pengemudi dan keamanan menunggu penjaga. Sambil berjalan kedua lengan atas merasakan kelembutan payudara luar Dina dan Dita disimpan disentuh dengan tangan mereka untuk mencapai.

Aduh rasanya benar-benar lezat, penisku semakin kuat tidak ingin segera menikmati kedua gadis-gadis kembar. Gedung parkir di mal itu hanya setengah tertutup mobil menuruni dinding, sisanya ditutupi hanya dengan kawat2 besi sehingga bahkan gelap belum samar2 dapat dilihat dari luar banyak gedung parkir.

Gilapun ide muncul di kepala saya, saya akan menikmati dua gadis mengiris itu tempat terbuka sebelum kutelanjangi kemudian, kumandikan dan kusabuni setiap inci tubuh mereka di rumah saya nanti. Setelah mencapai sudut mana mobil saya diparkir akupun perlahan mendorong dua gadis bersandar berdinding slice itu dengan kedua tangan menekan dada Dina dan Dita.

“Dina, Dita, kami bermain di sini yuk, gelap tidak ada manusia, om sudah tidak tahan ya, nanti tunjangan om tambah deh, tapi nanti malem bermain rumah om kami menggunakan main2 lagi, besok pagi sekolah anter om baru, bagaimana? ”
cerita seks Berjilbab Gadis 17 Tahun
Dita dan Dina hanya terlihat dan salah satu dari mereka mengangguk, “menjadi om tapi ati2 juga jika ada orang, orang-orang malu om diliatin” Aku akan tersenyum dan tanpa pamrih langsung kusampirkan jilbab Dina dan Dita, segera membuka kancing2 bajunya dan membuka mereka seragam sekolah, dan segera aku melepas bra mereka, bra melemparkan mereka di belakang mobil saya kejok lalu kupakaikan kembali seragam mereka tanpa kukancingi lagi, itu adalah tubuh saudara kembar yang indah ini.

Dengan putih jilbab masih mereka kenakan dan payudara yang putih dan empat menempatkan cokelat kecil itu indah sekali, saya tidak akan mampu menahan jiwaku, segera saya memainkan empat payudara gadis kembar bergantian, dari pemerasan, plintiran pada puting2 payudara mereka ke kepulan engah dan giDitan2 kecil membuat mereka menggelinjang mendesah menikmati permainan saya.

Lalu aku memotong permainan saya, saya memberitahu Anda dua gadis menaikkan kedua roknya perlahan. Pelan2 melihat mereka kecil kaki dibungkus sepatu dan kaus kaki menutup mereka betis, lutut, dan aww, paha dan paha putih mulus dan alat kelamin yang masih tertutup dengan celana putih tipis. Aku tidak benar-benar kuat, segera ditarik ke bawah celana mereka dan menatap Vagina Dina dan Dita yang kecil untuk usia mereka adalah 16 tahun. Aku mengambil celana saya dan melemparkan mereka ke kursi belakang mobil. Lalu aku menutup pintu mobil saya.

“Kau tahu mengapa kita tidak berada di mobil om om ajah, tidak takut siapa pun Melihat om” kata Dita prihatin dengan kondisi itu terselubung namun seragam yang terbuka dan menampilkan dua payudara menggantung, mengangkat rok dengan pinggang menunjukkan vaginanya.

“Tidak papa Dina, maka Anda tahu, jauh lebih menyenangkan jika rasanya seperti tempat ini, Anda tahu” kataku, menarik dua anak perempuan, dan dibuat untuk duduk dikap depan mobil saya yang posisi parkir dinding, yang hanya tertutup jeruji2 besi dan terlihat dari samar2 luar.

“Om iii malu” kata Dita, duduk dan menutup rok dan kemeja sambil melipat tangannya di dada. Tampak di depan dua gadis kembar yang siap terselubung Aku menikmati beberapa saat lagi, di dek parkir, dan marah lagi meskipun agak gelap tapi pasti itu samar2 terlihat dari jalan di luar gedung. Terlepas dari Dita pidato saya akan menarik kepala kedua gadis tertutup dan mencium merkea bersamaan, ah rasa lezat saat berciuman mereka secara bersamaan.

Tampaknya mereka menyukainya, maka tanpa basa-basi saya mengangkat rok saya dan sekolah vagina Dina Kujilat2, tangan kanan saya juga masuk ke antara kaki rok Dita dan mengelitik vagina dan klitoris sementara aku memuaskan kakaknya. Kedua gadis berjilbab hanya bisa menanggungnya dan mendesah pelan, perlahan gairah mulai merasuki keduanya yang tampaknya tidak memiliki rasa malu lagi dan mulai meremas meremas payudara mereka sendiri.

Aku merasa cairan mulai membasahi vaginanya kedua kembar. Saya juga semakin resisten, langsung saya membuka celana saya dan mengeluarkan penisku dan dimasukkan ke dalam Vagina Vagina Dina sambil terus mengaduk2 Dita dengan 3 buah jari saya. Ahh dipijit2 merasa penisku di vagina.

Meskipun sempit tapi saat ia mulai pelan2 kusodok tampak tidak di jalan, ternyata Dina sudah tidak perawan lagi, begitujuga dengan Dita yang telah mengundurkan diri untuk menikmati penuh dengan tiga jari diVaginanya. Saya juga cepat memajumundurkan ayam di vagina Dina ternyata dengan Dita.

Wajah mereka terbungkus jilbab benar-benar tampak menggemaskan membuat saya lebih bersemangat meremas2 payudara2 mereka.

Aku memerintahkan saudara untuk melihat ke bawah dan beristirahat di dek terali2 parkir besi. Aku mengangkat dan melipat rok panjang mereka dan menyelipkan pinggang mereka, sehingga leluasa aku bisa melihat pantat, vagina dan gadis kaki gadis ini.

Mungkin karnea kedua gadis kembar orgasme namun mereka tampaknya tidak mau melakukan apa pun selama itu terus kuaduk2 vagina mereka. Mereka tidak malu meskipun samar2 terlihat dari jalan raya di depan parkir gedung. Saya juga lebih bersemangat untuk ayam menabrak ke Dita vagina dan Dina bergantian dari belakang sementara aku menarik kerudung mereka yang membuat mereka melihat ke atas dan lebih sambil menikmati beat-by-beat dari penisku Vagina yang dilubang mereka pada gilirannya. Hot Cerita 17 Tahun

Segera Dina merintih2 “om Oomm Remes payudara yang keras, terus masuk sedikit penis Cepat Aku sudah tidak berdiri keluar” Aku akan memang penuh nafsu segera memenuhi Dina, kucengkram kedua payudara dari belakang, dan kupercepat berdebar penisku jauh lebih dalam kelubang vagina .suatu membuat Dina semakin menjerit2 kecil menikmatinya.

Tiba2 dari jauh aku melihat seseorang haltebus bangunan terkemuka yang diparkir di seberang jalan tampaknya melihat adegan yang saya lakukan, dan Dina Meskipun merem melek daritadi menikmati pemberitahuan permainan saya ada seseorang untuk menikmati dari jauh. “Om ada seseorang dihalte ngeliatin kita, tapi aku tidak kuat om sedikit lagi ingin keluaarr.

Ah biarin ajaaaahhh … “dia tampak lebih bersemangat karena orang melihatnya. Saya juga semakin bersemangat untuk menunjukkan adegan intim semakin membuat terpacu.tiba2 keorang” ahhh ahhhh ahhhh “Dina mengerang debit vagina dan saya merasa sangat banyak dan akhirnya terdiam Dina lemas meskipun saya terus mendorong keVaginanya penisku.

Aku akan berhenti aksiku. “Duh om yang tidak lagi kuat, sama lanjutin Dita om aja yah ..” katanya dengan senyum kepuasan. “Ya tidak papa sayang, tapi Anda berada di sini aja om temenin main-main dengan kakak ini” kataku sambil mengulurkan rok Dina yang menutupi bagian bawah tubuhnya dan menciumnya dengan lembut Aku berbalik, dan menatap adiknya.

“IHH om kak sama Dina sudah mengatakan, saya diabaikan, daritadi tidak sudah tahan om” katanya dengan cemberut nakal. Ternyata meskipun payudara Dita sedikit lebih kecil dari kakaknya, tapi sexnya keinginan jauh melebihi kakaknya. “Dita juga ingin om, biar cepet tu dihalte depan lagi ngeliatin, Dita’ve tidak datang om tahann cepettt” kata Dita sedih. Nah ternyata kakak jauh lebih agresif dan maniak dari kakaknya.

Saya juga terjebak penisku ke dalam vaginanya langsung Dita dari belakang yang telah menempatkan posisi bawah dengan tangannya di jeruji besi dinding gedung parkir ini.sambil kugenjot vaginanya, payudara kuremas2 Dita tertinggal dengan tangan kiri saya sementara saya digunakan hak saya untuk Dina memeluk, mencium bibirnya dan meraba2 Dita payudaranya.tak tiba-tiba ternyata begitu exebisionis, di genjotanku dia melambaikan tangan dan tersenyum genit kepada orang yang menatap kami dari tindakan tidak peduli tadi.akupun terus vagina kupermainkan.

Namun seiring waktu aku bosan dengan posisi ini, aku berpaling tubuh Dita, dan aku membawa tepi kemudian kududukkan dari jeepku kap mobil depan dan saya beristirahat Dina berdiri di sampingnya, aku akan terus aksiku menempel penisku keVagina Dita sambil mencium dan menjilat menjilati puting payudaranya bergantian dengan mencium Dina saudara, sementara Dina payudara meremas2 tangan kiriku.

ohhh benar-benar menikmati tubuh rasa berlipat2 dari dua gadis kembar yang masih mengenakan jilbab putih tapi 4 buah gratis dan membuka dada mereka yang saya dapat menyentuh, sementara Dita Vagina Saya menikmati kebersamaan dengan penisku dan vagina Dina kuremas2 sesekali dari balik rok yang aku mengangkat ke atas.

Tak lama kemudian, Ditapun mencapai puncaknya, ia hampir tidak bisa menanggungnya dan menengadah ke atas, memeluk kepalaku di antara kedua payudara erat dan tiba2 tiga kali saya merasakan semprotan cairan di hubungannya Dita vaginanya dengan semprotan sperma saya di dalamnya .. “aahahhchhhhh ommmm saya ahhhhh “serunya … Dinapun hanya tersenyum saudaranya yang berada di tindakan titik melanggar.

Setelah beberapa saat pakaian kurapihkan dua gadis kembar, rok kurapihkan, maka kukancingkan kembali baju mereka, aku terjebak lagi jilbab mereka menutupi payudaranya dan vagina yang kini tidak mengenakan bra dan celana dalam. “Mari kita pergi berbelanja, kami menonton juga yuk, kita akan pergi lagi di rumah om yah” kataku genit. Foto Hot Berjilbab 17 Tahun

Dina dan Dita hanya tersipu. Lalu kedua gadis kembar kurangkul dan saya dibawa ke mall sementara kuraba nakal payudara mereka saat ini dengan mudah kuplintir dari luar puting pakaian mereka yang berdiri di belakang bajunya, tapi sengaja ditutupi jilbab mereka agar tidak tertangkap, tapi payudara payudara yang tidak pernah membantah terlihat lebih menggoda goyang bergoyang balik pakaian mereka, meskipun ditutupi dengan jilbab, gesekan dan gesekan demi dipayudara mereka meremas tangan saya begitu lezat, meskipun batang kemaluanku sudah lemah, tapi aku masih ingin menikmati ini gadis-gadis kembar tubuh terselubung.

Kami juga mengadakan sebuah mal dan mulai menyimpan foto tersebut, Dina dan Dita jalan samping biasa2 saja agar tidak terlalu menarik perhatian ke bioskop .. lantai atas kamipun dan membeli tiket film, tapi sebelum pergi ke bioskop, Dita mengajak saudaranya ketoilet untuk membersihkan cairan vagina sisa2 dan sperma masih membasahi vaginanya.

Related Post