Cerita Sex

PEMBANTU BARUKU YANG HOT

Sex kali ini menceritakan pengalaman seorang pria yang bernama Aldi. Sejak saat itu Aldi ditransfer oleh perusahaannya di Lake City, Aldi-bahkan dengan perpecahan dipaksa dengan pacarnya. Sesampanya sampai di sana Aldi dan Aldi Resmi rumah mencari pembantu. Singkat cerita Aldi-jatuh cinta dengan Nalsa (pembantu) dan ada skandal besar yang sexs kantor rumah Aldi. Ingin tahu sisanya, langsung aja yuk baca dan merujuk pada cerita yang bagus hari ini.

Hey Aldi perkenalkan nama saya, saya seorang pria 26 tahun, putih, menengah berwajah dan memiliki standar tinggi dan bentuk tubuh. Aku akan menjadi bergai sedikit sexs cerita saya kepada pembaca nih.hhe. yah melihat teman-teman yang baik. Awal cerita ini ketika saya masih di bahwa mutasi titik oleh perusahaan di bidang ?? Tasik Malaya. Saya dipindahkan karena itu kinerja dalam pekerjaan saya sebelumnya kurang baik.

Sebenarnya saat itu saya sudah putus asa untuk itu, ditambah saya harus berpisah dengan pacar yang aku cinta terbaik. Tapi apa yang bisa kita lakukan yang sudah menjad resikoku. Karena terdesak dengan kebutuhan akhir-aku menerima keputusan juga akan ditransfer. Tiba di fasilitas Lake saya telah menerima dari perusahaan, yang merupakan kediaman resmi.

Aku diberi wewenang untuk memilih kantor rumah saya sesuai selra saya. Pada akhirnya saya mendapatkan rumah kontrakan di pinggir kota, oke 36. tipe 2 kamar dengan fasilitas ditambah perabotan sudah ada itu cukup bikin bahagia dan nyaman. Singkat cerita setelah satu bulan berlalu saya bekerja kuwalahan di rumah.

Maklum pria saja i-kan meninggalkan lagian saya juga bekerja di pagi hari dan pulang pada malam hari. Sampai akhirnya kemudian pada hari Minggu saya kembali ke Bogor untuk bertemu pacar saya, akan saat itu kantor rumah saya sangat berantakan dan bahkan kotor sekali.hha. Pada waktu itu saya merasa tidak nyaman, pada akhirnya saya memutuskan untuk mencari pembantu untuk mengurus rumah.

Pada waktu itu saya mengambil waktu untuk pergi ke salah satu asisten tangga rmah yayasan dealer di Bogor. Sesampainya di sana, saya memilih satu orang yang saya pikir bisa bekerja, dan biasa-biasa saja itu. Akhrinya saya memilih seorang gadis yang masih muda, berusia sekitar 20 tahun, yang berasal dari daerah sukabumi. Satu hal mengapa saya memilih dia, karena kemudian dia tampak praktek yang sangat cekatan dan licah saat.

Sebenarnya saya tidak pernah berpikir ngeres atau bervariasi, jika saya berniat macam, saya akan memilih untuk genit dan cantik. Karena pada saat itu ada beberapa pembantu yang genit dan cukup indah. Pada akhirnya saya bertanya Nalsa (nama samaran) untuk menjadi pemabtu saya dan segera dikirim ke rumah pada hari Sabtu.

Karena pada saat itu saya pikir Minggu saya akan pergi dan aku Nalsa untuk bersihin rumah. Sabtu malam yayasan datang mengantar Nalsa, dan saya membayar biaya administrasi, dan kemudian menjadi Nalsa bekerja di rumah saya. Minggu saya tinggal dia di rumah, untuk membersihkan dan mencuci pakaian saya yang telah memuncak. Senin pagi saya pulang, saya sangat senang rumah bersih, bersihin rumput di depan rumah.

bajuku sudah di aroma-disetrika dia. Karena saya puas, saya memberinya uang saku 50 ribu, dia sangat senang, saya mengatakan itu tidak termasuk gaji dan tunjangan makanan. Aku memberinya uang untuk makan karena saya tidak pernah makan di rumah, jadi jangan pernah memasak di rumah. Hari-hari berlalu, saya tidak pernah melihat status pekerjA’aknnya.

Meskipun Nalsa adalah seorang pembantu, tapi dia sering cerita pribadi tentang, tentang orang tua di desa dan lain-lain. Dari sana saya tahu bahwa orang tua Nalsa telah bercerai, dan Nalsa dipaksa bekerja untuk mendukung keluarga, saya juga tahu bahwa Nalsa di desa punya kekasih, dan kekasih yang sering telepon setiap hari, Nalsa kadang-kadang mengeluh juga karena pacarnya sering meminjam uang tetapi tidak di bayar.

Saya sering mendesak dia untuk lebih berhati-hati dalam belas kasihan, semakin orang seperti itu. Dan dia-mengangguk. Kami menonton televisi bersama-sama setiap malam, kadang-kadang bercanda, bahkan ke mal untuk berbelanja dengan sabun dan sebagainya. Terkadangkalau saya lagi diselamatkan sejumlah uang yang saya ingin membeli dia pakaian karena saya tahu itu2 nya menulis.

Tidak terasa ssudah Nalsa 3 bulan bekerja di rumah, dan dia tampak sangat nyaman, terlihat dari tubuhnya yang sekarang menjadi lebih gemuk dibandingkan pertama kali datang. tapi itu memperparah pikiran saya. Tubuhnya benar-benar membuat saya bersemangat, bahwa payudaranya tampak kecil sekarang ssudah bahkan melihat motok dan padat.

Ditambah ass yang digunakan untuk menarik … sekarang … Saya pikir ni bahaya haduh. Tapi aku membuang perasaan saya yang. Diam-diam aku suka ngintip dia jika Anda menjalankan mandi. Kadang-kadang saya juga diam-diam melihat ke arah pahanya ketika ia kembali mengenakan daster dan duduk sembarangan. Suatu hari saya mendapat tugas dari kantor untuk mengurus proyek di Kalimantan.

Ketika I-harus pergi untuk Kruang lebih dari 2 minggu. Aku pergi dan sebelumnya saya sudah mengatakan selamat tinggal kepada Nalsa dan menyarankan bahwa dia berhati-hati untuk menjaga rumah selama aku pergi. Di Borneo Saya selalu teks dia untuk menyapa, dan aku mulai berani membalas sms memancing bernada seperti,

“Kamu manis Nalsa mandi belum?” Kataku disms.

Pada saat itu dia-bahkan membalas dengan sms,

“Ini A’ak Sayaang”, katanya.

Dan aku harus memprovokasi dia dengan sms bahwa saya benar-benar menyukainya, tapi takut ditolak karena Nalsa sudah memiliki cowok.Tidak tersangka Nalsa membalas dengan sms yang sangat mengejutkan,

“A’ak mengapa tidak mengatakan dari dulu, Nalsa juga benar-benar seperti ma A’ak, tapi Nalsa takut, Nalsa-kan cuma pembantu,” kata Nalsa.

Aku rindu menuggu jawaban yg lalu seperti ini, setelah menerima sms seperti yang saya-pun langsung menelepon dia. percakapan kami adalah pembicaraan ditelefon panjang sekitar sering saya mengintip dan lain-lain. A-cerita pendek sampai akhirnya saya pulang ke Bogor, maka saya langsung pergi ke rumah.

Nalsa disambut dengan senyum malu, I-mencubit lengannya karena aku merindukanmu dengan Nalsa ssudah. Lalu aku memberanikan diri untuk mengundang Nalsa chatting malam itu, kami-mulai berbicara. Tetapi ketika kita berbicara sekali Nalsa terlihat sangat kaku dan tidak seperti biasanya, maka saya-tanya,

“Anda kaku KoG Nis mengapa saya berpikir begitu pula”, tanya saya.

“Tidak-napa kog A’ak mengapa ia mengaku … HHE …” jawab Nalsa.

Lalu aku mendekati Nalsa-duduk, kemudian Lisa tampak sangat gelisah. Lalu aku memberanikan diri dengan bibir saya lebih dekat ke bibirnya Nalsa. Pada saat itu dia sedikit pemalu, tapi dengan sedikit memaksa pada kami akhir-mencium juga. Saya mulai bermain lidah di bibir Nalsa. Pada waktu itu kami bergumul dengan kelembutan dan kehangatan.

hujan disertai dengan bibir kami saling bermain lidah kita dengan liarnya. Pda malam Dan kami hanya berciuman dan berpelukan itu. Saya jenis orang yang tidak mau terburu-buru untuk melakukan sesuatu di segala sesuatu termasuk sexs masalah. Sebenarnya saya juga ketika saya langsung ML pada malam itu, takut jika Nalsa akan bertanya apakah ia pernah pertanggunganku mengapa-napa.

Pada hari berikutnya, tepatnya setelah bekerja, ketika ia sampai di rumah aku mandi. Setelah mandi saya mengobrol dengan Nalsa, sekarang Nalsa-bahkan ssudah mulai relaxs dengan cara yang sama lagi. Ketika Nalsa yang sedang menonton televisi, saya di sampingnya, yang berbeda adalah sekarang Nalsa sudah berani untuk duduk dekat bersama-sama dan mulai menempel saya.

Ketika saya mulai membuka pembicaraan tentang hubungan Nalsa dengan pacarnya yang berada di desa. Saya bertanya sejauh mana hubungan yang mereka lakukan ketika mereka masih pacaran. Nalsa-mulai menceritakan bahwa mereka sering berciuman, dan Nalsa juga diadakan kekasih Penis, dan sebaliknya. seolah-olah cemburu ikut-ikutan berpura-pura untuk pergi ke kamar.

Nalsa kamar..dia mengejar saya untuk meminta maaf dan mengatakan bahwa ia masih perawan. Sendiri. I-dikatakan Nalsa tidak percaya itu karena saya tidak percaya jika Anda tidak membuktikannya padaku. Pada saat itu kami juga bertabrakan sedikit ke sebuah argumen-dan aku membuktikan bahwa Nalsa masih benar-benar Virgin.Tidak kusang Nalsa kemudian segera membuka daster yang dalam hidup, dan,

“Jika A’ak nggk percaya, akan membuktikan bahwa Nalsa Nalsa masih Virgin, ya melihat dan mencobanya sendiri Aa’k”. Nalsa mengatakan sambil menunjukkan feminin ke arah saya yang dibungkus oleh celana dalamnya.

“Ja … ja … do Nis, saya tidak berani bertanggung jawab jika terjadi sesuatu pada Anda”, kataku sedikit takut.

“Mari Aa’k tidak perlu memikirkan tanggung jawab, yang penting Nalsa akan membuktikan bahwa itu masih Nalsa Virgin”, katanya dengan wajah eaut poker serius.

Kemudian Nalsa-mendekati saya saja dan sekrang dia hanya mengenakan bra dan celana dalam saja. Ya gila gadis, uca hatiku. Pada saat itu, maskulinitas saya segera-segera tegang, di mana sih pria tahan hujan ketika melihat secara langsung apa yang telah diinginkan. Sialan … pada waktu itu saya terdiam sejenak yahg bingung dengan apa yang harus saya lakukan.

Di tengah kebingungan saya, pada waktu itu dengan bibir Nalsa cepat telah melumat bibirku pergi. Kami-mulai berciuman di tepi tempat tidur, tangan saya secara spontan mulai bergerilya ke arah payudara Nalsa. Setelah posisi tangan Nalsa payudara kanan, dan kemudian aku mulai membelai payudaranya Nalsa. Lalu aku membuka saya bungkus mulut BH.

Nalsa Lalu aku berbaring di tempat tidur, kemudian Nalsa senyum. Tanpa banyak kata-aku mulai melumat puting Nalsa, mendanai tangan saya mulai menyentuh paha Nalsa yang halus,

“Oughhhh …. A’k … Ssss … Aghhhhh …”, mendesah pelan Nalsa.

Lalu tangan saya mulai bergerak ke arah selangkangan Nalsa. Ketika saya sedang bermain di tepi kewanitaan Nalsa yang masih celana. Saat itu aku masih menjilati psosi puting Nalsa yang mulai mengeras itu. Tanganku yang dimainkan dipinggiran Nalsa feminitas, sekarang saya mencoba untuk membuka celana Nalsa

“Oughhhh … A’k … Eummm …”, mendesah pelan lagi.

Kemudian berlanjut, aku membuka celana pendek, T-shirt dan jangan lupa saya juga membuka mulut memakai celana saat itu. Lalu aku kembali melumat bibir Nalsa, tangan saya sekarang mulai untuk bermain Feminine Nalsa,

“Eughhhhh … A’k … terus … A’k … ughhhh …”, kata Nalsa mulai menikmati.
Nalsa feminitas yang ditumbuhi bulu yang tidak terlalu berat, saya sibakan dengan jari-jari saya. Aku mulai memainkan klitoris danmengelus Nalsa,

“Ughhh … Aghhhh … Enak A’k … Oughhhh ….” Udapnya.

jari-jari saya mulai bermain liang senggama Nalsa, diikuti oleh mulut dengan mulut masih mengisap dan menjilati payudara bahwa permainan saya Nalsa.Merasakan Nalsa tangan-mulai memegang dan membelai kedewasaan saya yang telah diperketat dan lendir mensekresikan sedikit kedewasaan saya,

“Ihhh … memiliki A’ak besar juga,” kata Nalsa.

Tanpa menjawab saya-hanya tersenyum saat ia kembali melumat Nalsa bibir dan memainkan jari-jari saya di kewanitaan nya. Kemudian bibirku mulai bergerak ke payudara, lalu turun menjilati perutnya dan akhirnya tiba di ygs Nalsa kewanitaan sudah berlumpur. Lalu aku membuka Nalsa paha perlahan dan sekarang dengan posisi-mulai terkulai saya.

Lalu aku mulai mengebor di kedua belahan otak dari Nalsa perempuan tangan dengan saya, dan lidah saya mulai bermain di bibir kewanitaan Nalsa. Jadi wow mannn, stabil dalam vagina perawan Nalsa itu,

“Aoww … ughhh … Sss … Aghhhh”, mendesah Nalsa.

Nalsa mendesah ketika aku menjilat bibir kewanitaannya, lidah saya mulai menyodok liang perempuan dan lidah sesekali saya bermain di Nalsa klitoris.

“Oughhhhh … A’ak ….”, desah Nalsa keras.

Kira-kira pada saat saya menjilati feminin Nalsa selama 10 menit. Setelah puas, saya-pun kembali hancur payudara Nalsa. Pada saat itu puting saya dengan melingkar menjilat jari-jari saya kemudian diputar kembali pada lubang berlumpur yang Nalsa kewanitaan dengan intercourse ledir nya. kemudian Nalsa terus mendesah

“Aghhh … Oughhh … A’k, nikmat sekali A’k … Oughhh … Ya … Aghhh … ughhh …” Nalsa memanggil nama saya di mendesah.

Tanpa menunggu, I-siap Torpedoku yang sudah menyalak maksimal, maka saya menunjuk torpedoku untuk kaum hawa Nalsa yang itu.Saat sudah basah aku melebarkan paha saya dan tepat di titik Nalsa liang senggama dan saya tekan dengan lambat,

“Bg’osdq … ouwh … sakit … aduhh A’k …”, kata nyeri Nalsa.

Nalsa torpedo sedikit meringis ketika saya mulai masuk ke kewanitaannya,
Saya tekan Torpedo saya secara bertahap diperdalam,

“A’ak … sakit … ughhhhhhh ….” Nalsa mendesah sambil menutup matanya.

Pada waktu itu saya keluar masukan terus-menerus, sedikit demi sedikit saya tekan untuk mendapatkan selaput dara menemmbus Nalsa,

“Ouwgh … A’k … Sss … Aghhh …” desah Nalsa keras.

Saya terus berusaha mengenjot-feminin dan

“Blessssssssss”

Pergi semua batang kejantanan saya,

“Aowwwwww …. Aduhhhhhh … Sakit A’k … Hu … uu … uuu …”, Nalsa mengerang kesakitan.

“Sakit Sayaang ya? Terus ya nanti jika sudah umum Sayaang terlalu buruk benar-benar … Sss … aghhh …”, kataku menenangkan Nalsa.

Setelah keluar tiba-tiba darah dari vagina lubang mendahului selaput daranya telah rusak oleh kedewasaan saya. Melihat itu saya mulai mengenjot lagi lebih cepat, lebih dan lebih banyak darah, saya genjot terus lubang hubungan Nalsa

“A’ak … sakiiiiiit …. ouwhhh … Perlahan A’k …” pinta Nalsa mendesah sambil menutup matanya.

Sambil terus meningkatkan hubungan lubang Nalsa Saya mencoba menenangkan Nalsa lagi, “Tahan ya Sayaang, rasa sakit juga hilang dalam satu menit,” kataku menenangkan Nalsa lagi sambil terus membombardir Nalsa dengan kedewasaan genjotan.

Torpedo saya terus keluar nasuk di Nalsa feminitas, sejauh bahwa Nalsa Virginnya darah tidak keluar lagi. Saya goygkan kedewasaan saya di kewanitaannya, sekarang aku mulai meghujam lebih dalam dan lebih cepat

“Ughhh … Ow … Sssss … Aghhh … Yah … Lanjutkan A’k, nikmat A’k … Agh … agh … agh …”, desah Nalsa mulai untuk melupakan rasa sakit sebelumnya.

Sekarang feminitas licin untuk kawin Nalsa dibanjiri lendir. Hal ini menunjukkan Nalsa sudah mendapatkan orgasme dan aku-aku genjotan Memepercepat

“Itu lezat setelah Anda Sayaang Vagina … oughhh …”, kataku.

“Ya A’k, ughhh … A’ak juga hebat sekali … Sss .. Aghhh …”, kata Nalsa diikuti dengan desahannya.

Ketika Nalsa mencengkeram bahu saya, dan tangan mencakar pantatku. Sexs-tempo permainan kupun kini ditambahkan kupercepat, setelah sekitar 15 menit aku terus mendorong Vagina Nalsa, tiba-tiba merasa berdenyut kedewasaan, dan tubuh saya mulai mengejang,

“Eughhh … Crottt … Crottt … Crottt … Crottt … Crottt …”

I-akhirnya orgasme juga, kedewasaan semburan lava panas hingga 5 kali semprot di liang senggama Nalsa. Sperma yang begitu banyak yang telah membanjiri Vagina Nalsa perawa tidak lagi karena aku. Kemudian setelah itu Nalsa

“Sekarang A’ak sudah percaya-jika Nalsa masih Virgin?”, Kata Nalsa memastikan keperawananya sebelumnya.

“Ya Nalsa Sayaang, saya percaya sama sekali Anda mulai hari ini … Terima kasih ya Sayaang saya sudah suka bahwa kenikmatan yang luar biasa ini,” aku berkata penuh semangat.

Kemudian kami tersenyum dan kami berpelukan erat-ada. Pada waktu itu kami tidak menghentikan sexs permainan sehingga ada saja. Saat itu saya bertanya Nalsa bahwa kencing pertama dan membersihkan kewanitaannya, saya ingin bermain empat putaran malam sexs .hhe. Malam itu kami-juga bermain sampai 4 putaran, dan selesai 4 ronde setelahb kita-bahkan lemah tekapar tidak menipu dan sampai kita jatuh tertidur.

Singkat cerita keesokan harinya saya mengambil Nalsa bidan yang jauh dari rumah saya untuk meminta suntikan Nalsa. Nalsa-adalah suntikan bersedia dengan itu, dan kami-yang sampai sat ini masih berhubungan. Satu hal yang membuat saya tidak bisa lepas dari Nalsa sangat harum feminitas aroma Nalsa tanpa bau dan bau sama sekali.

Ditambah Nalsa juga pandai kedewasaan mengkulum, ketika dia relatif baru untuk sexs yang seperti ini dengan saya, mungkin, tu semua dibangun dari orok.hhe. Nalsa sangat berbeda dengan pacar saya, pacar saya Vagina tidak berbau seperti memiliki Nalsa dan tidak pandai bermain sexs, termasuk di mengkulum atau menepong kedewasaan.

Saya menjadi kembali langka untuk Madrid, aku bahkan setiap minggu menghabiskan waktu bermain bersama Nalsa seks sepanjang hari, semua gaya kita sendiri bermain, bahkan anal sudah latihan kita. Nalsa begitu istimewa, dia tidak pernah meminta saya untuk menikah dengannya. Karena dia-tidak mungkin memutuskan hubungan dengan pacarnya yang sudah di Pertandingan kampung dibedakan oleh orang tua mereka.

Siapa yang tahu kapan kita terus seperti ini, jujur ​​seks begitu lezat bukan untuk status, tetapi karena dari bagian daging yang terganggu oleh paha wanita. Hha. Pesan untuk yang suka maen seks ma pembantu. Saran dari saya adalah,

“Pembantu juga manusia, yang butuh kasih Sayaang dan bahan,” kata bijak versi saya, HHE.

Oh ya, selain gaji bulanan, saya juga memberikan gaji tambahan 1,5 juta / bulan, ditambah juga memberi saya uang saku 50 ribu / hari secara terpisah Nalsa sehingga dia bisa mengurus kewanitaan yang terus bahwa, demi kita bersama-sama.

Related Post